Kenapa Harus TikTok?
Sebelum masuk ke strategi, ada baiknya kamu tahu kenapa TikTok cocok banget untuk branding.
Jangkauan yang Luas dan Cepat
Algoritma TikTok memungkinkan kontenmu menjangkau audiens yang luas, bahkan jika kamu masih baru di platform ini. Dengan For You Page (FYP), konten bisa viral tanpa harus memiliki banyak followers.
Konten yang Relatable dan Engaging
TikTok adalah tentang autentisitas. Kamu nggak perlu peralatan mahal atau editing yang rumit untuk menarik perhatian audiens. Asalkan kontenmu menarik dan sesuai tren, peluang untuk viral terbuka lebar.
Beragam Format Konten
Dari video tutorial, storytelling, hingga live streaming, TikTok menyediakan berbagai cara untuk menyampaikan pesan. Kamu bisa memilih format yang paling cocok untuk kepribadian atau bisnismu.
Langkah-Langkah Branding di TikTok
Berikut strategi efektif yang bisa kamu terapkan untuk membangun branding pribadi atau bisnis di TikTok:
1. Tentukan Niche yang Jelas
Sebelum mulai, pastikan kamu tahu target audiensmu. Misalnya:
- Untuk personal branding: Fokus pada passion atau keahlianmu, seperti makeup, fotografi, atau tips produktivitas.
- Untuk bisnis: Fokus pada niche produk atau layanan yang kamu tawarkan. Misalnya, bisnis makanan bisa menampilkan resep, behind-the-scenes, atau ulasan pelanggan.
2. Buat Konten yang Autentik
TikTok adalah tentang realitas dan kedekatan. Jangan ragu untuk menunjukkan sisi manusiawi dari dirimu atau bisnismu. Contohnya:
- Jika kamu seorang kreator, tunjukkan proses kreatifmu.
- Jika kamu pemilik bisnis, bagikan cerita tentang perjalanan bisnismu atau cerita di balik produkmu.
3. Ikuti Tren, Tapi Tetap Relevan
TikTok selalu dipenuhi tren baru, mulai dari dance challenge hingga sound viral. Manfaatkan tren ini untuk meningkatkan engagement, tetapi pastikan tetap relevan dengan personal branding atau bisnismu. Misalnya:
- Bisnis fashion bisa ikut tren OOTD dengan menampilkan koleksi terbaru.
- Personal branding di bidang edukasi bisa memanfaatkan tren sound untuk menyampaikan tips belajar.
4. Gunakan Hashtag yang Tepat
Hashtag membantu kontenmu ditemukan oleh audiens yang tepat. Gunakan kombinasi antara:
- Hashtag populer: Misalnya, #FYP atau #TikTokIndonesia.
- Hashtag spesifik: Misalnya, #BisnisOnline, #TravelTips, atau #BelajarBareng.
5. Konsistensi adalah Kunci
Upload secara konsisten agar audiens mengenalmu. Nggak perlu upload setiap hari, tapi buatlah jadwal yang teratur. Misalnya, 3-4 kali seminggu dengan konten berkualitas.
Jenis Konten TikTok untuk Branding
Berikut beberapa jenis konten yang bisa kamu coba:
Konten Edukatif
Berikan nilai tambah untuk audiensmu dengan membagikan informasi atau tips. Contohnya:
- Personal branding: “Cara Mengatur Waktu untuk Mahasiswa.”
- Bisnis: “Tips Membeli Kemeja yang Cocok untuk Segala Acara.”
Storytelling
Cerita adalah cara yang kuat untuk terhubung dengan audiens secara emosional. Kamu bisa menceritakan kisah perjuanganmu membangun bisnis atau pengalaman pribadi yang inspiratif.
Behind-the-Scenes (BTS)
Konten di balik layar membuat audiens merasa lebih dekat dengan kamu atau brand-mu. Misalnya:
- Proses pembuatan produk.
- Aktivitas sehari-hari di kantor.
Kolaborasi dengan Kreator
Bekerja sama dengan kreator TikTok yang sudah punya banyak followers bisa meningkatkan exposure-mu. Pilih kreator yang memiliki niche serupa agar lebih relevan.
Tantangan atau Challenge
Buat challenge yang unik untuk bisnismu. Misalnya, jika kamu menjual minuman, buat challenge tentang cara minum yang kreatif.
Testimoni dan Review
Testimoni pelanggan bisa meningkatkan kepercayaan audiens. Kalau memungkinkan, minta pelanggan untuk membuat video review dan repost di akun bisnismu.
Tips Penting untuk Branding di TikTok
Fokus pada Visual dan Audio
Video TikTok berdurasi pendek, jadi pastikan bagian pertama video menarik perhatian. Gunakan lighting yang baik, suara jernih, dan tambahkan teks jika perlu.
Call-to-Action (CTA)
Selalu sertakan CTA, seperti:
- “Follow untuk tips berikutnya!”
- “Klik link di bio untuk info lebih lanjut.”
Gunakan TikTok Ads
Kalau kamu punya budget lebih, TikTok Ads bisa menjadi cara efektif untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Ada berbagai format, seperti In-Feed Ads atau Branded Hashtag Challenges.
Kisah Sukses Branding di TikTok
Sebagai inspirasi, berikut contoh sukses branding di TikTok:
1. Fathia Izzati
Kreator konten asal Indonesia ini membangun personal branding melalui video musik dan storytelling yang kreatif. Kini, ia dikenal sebagai musisi dan influencer.
2. Janji Jiwa
Bisnis kopi lokal ini sukses menggunakan TikTok untuk promosi. Mereka sering membuat konten tren yang relatable, seperti memparodikan customer behavior di kedai kopi.
3. Sabun Viral Adev Natural
Bisnis sabun ini viral karena konten tentang proses pembuatan sabun yang menarik. Konten edukatif sekaligus memikat!
Kesimpulan
TikTok adalah platform yang powerful untuk branding pribadi maupun bisnis. Dengan pendekatan yang tepat, kamu bisa meningkatkan visibility, membangun audiens yang loyal, dan bahkan meningkatkan penjualan. Ingat, kuncinya adalah konsistensi, relevansi, dan kreativitas. Jadi, nggak ada alasan untuk nggak mencoba, kan? Yuk, mulai eksplor TikTok dan jadikan dirimu atau bisnismu lebih dikenal!
Post a Comment